Rumpu Rampe Kupang: Kuliner Khas Nusa Tenggara Timur yang Penuh Cita Rasa
AKULINER.COM – Rumpu Rampe adalah salah satu hidangan tradisional yang berasal dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Masakan ini terkenal sederhana, namun sarat cita rasa serta mencerminkan kearifan lokal masyarakat Timor dalam memanfaatkan bahan-bahan alam sekitar. Nama “rumpu rampe” sendiri berarti sayur campur, sesuai dengan karakter hidangannya yang memadukan berbagai jenis sayuran dalam satu wadah.
Asal Usul dan Filosofi
Rumpu Rampe awalnya merupakan masakan rumahan yang muncul dari kebiasaan masyarakat Timor memanfaatkan bagian tanaman yang sering dianggap tidak bernilai, seperti:
- daun pepaya muda
- bunga pepaya
- daun ubi
- jantung pisang
- kecipir
- kacang panjang
Filosofinya kuat: tidak ada yang terbuang. Semangat inilah yang kemudian menjadikan Rumpu Rampe sebagai simbol kesederhanaan, efisiensi, dan kebersamaan keluarga.
Bahan-Bahan Utama
Meskipun resep dapat berbeda antar daerah atau keluarga, umumnya Rumpu Rampe Kupang menggunakan:
- Daun pepaya muda dan bunga pepaya, bahan wajib yang memberikan rasa pahit khas
- Jagung muda yang dipipil atau diparut
- Bawang merah dan bawang putih sebagai bumbu dasar
- Cabe rawit dan cabe merah untuk rasa pedas
- Terasi atau ikan bilis (ikan teri kecil) untuk memperkuat aroma dan cita rasa
- Garam serta sedikit gula sebagai penyeimbang rasa
Kombinasi bahan ini menghasilkan karakter rasa yang unik: pahit, gurih, dan sedikit manis.
Cara Pengolahan
Proses memasak Rumpu Rampe cukup sederhana:
- Sayuran seperti daun pepaya dan bunga pepaya direbus terlebih dahulu untuk mengurangi rasa pahit.
- Setelah itu semua sayur diiris tipis dan dicampur menjadi satu.
- Bumbu-bumbu dihaluskan atau dirajang, kemudian ditumis hingga harum.
- Ikan bilis atau terasi ditambahkan untuk memperkaya cita rasa.
- Sayur dicampur ke dalam tumisan dan dimasak hingga bumbu meresap.
Teknik sederhana ini membuat hidangan tetap terasa segar, namun kaya rasa.
Ciri Khas Rasa
Rumpu Rampe dikenal karena paduan rasa pahit dan gurih. Pahit lembut dari pepaya dan jantung pisang seimbang dengan gurihnya ikan bilis dan bumbu, sementara pedas dari cabai membuatnya semakin menggugah selera. Hidangan ini cocok dinikmati dengan:
- nasi hangat
- ikan bakar
- daging se’i (asap khas NTT)
Nilai Gizi dan Manfaat
Rumpu Rampe bukan hanya enak, tetapi juga bergizi:
- Daun pepaya kaya akan vitamin A, C, dan antioksidan
- Jagung muda mengandung serat dan karbohidrat alami
- Ikan bilis tinggi protein dan kalsium
Perpaduan ini menjadikan Rumpu Rampe sebagai makanan sehat yang mendukung pola makan tradisional masyarakat lokal.
Peran dalam Budaya NTT
Selain menjadi hidangan sehari-hari, Rumpu Rampe kerap hadir dalam:
- acara keluarga
- pesta adat sederhana
- santapan pendamping dalam upacara tradisional
Keberadaannya mencerminkan nilai kebersamaan dan kerendahan hati masyarakat Kupang.